--> Perbedaan Format Biasa dengan Quick Format | Panduan Servis Komputer dan Laptop

Panduan Servis Komputer dan Laptop adalah cara memperbaiki berbagai kerusakan atau error yang terjadi pada komputer ataupun laptop yang menyangkut software maupun hardware, cara memperbaiki komputer rusak, cara memperbaiki windows error, cara memperbaiki aplikasi error, cara memperbaiki printer rusak

3/21/2015

Perbedaan Format Biasa dengan Quick Format

| 3/21/2015
Perbedaan Format Biasa dengan Quick Format ~ Format biasa dan quick formati biasanya ditawarkan oleh windows pada saat aka memformat sebuah hardisk ataupun flashdisk. Bahkan pada intalasi windows XP selalu menawarkan apakah hardisk akan di format biasa, quick format atau membiarkan sistem yang ada (tanpa di format).

Saya juga sempat bertanya-tanya emang apa bedanya format biasa dengan quick format. Tapi saya pernha memiliki pengalaman terkait dengan format biasa dengan quick format. Pada saat saya menginstal komputer klien yang sebelumnya memang memiliki masalah pada hardisk (bad sector) kemudian saya instal dengan menggunakan quick format, ternyata windows hanya berjalan sebentar kemudia error lagi. Setelah error lagi kemudian saya instal ulag dengan menggunakan format biasa, dan ternyata windows bisa berjalan dengan normal dalam waktu lama.

Nah kira-kira apa yang mendasari perbedaan pada format biasa dan quick format ini. Mari kita cari tahu sehingga pada saat akan memformat sebuah hardisk atau flasdisk bisa mengambil keputusan yang terbaik.


Metode Quick Format
Ketika kita memformat sebuah hardisk atau flashdisk yang terhapus hanya isi dari hardisk atau flasdisk saja. Sedangkan sistem atau informasi device lainnya tidak tersentuh. Misal ada bad sector dan virus tersembunyi mungkin akan tidak ikut terhapus. Metode quick format ini hanya cocok dilakukan untuk hardisk dan flashdisk yang masih normat atau sehat saja. Proses format berjalan lebih cepat dibanding dengan format biasa.

Metode Format Biasa
Dengan menggnakan metode format biasa, maka hardisk dan flasdisk akan diformat secara menyeluruh. Makanya proses format akan berjalan lebih lama. Hal ini karena sistem akan memeriksa device secara menyeluruh sampai setiap sector dan cluster diperiksa semua. Sehingga ketika menemukan badsector maka sistem akan memperbaiki secara otomatis. Metode format biasa ini sangat dianjukan untuk HDD dan FDD yang terinfeksi virus dan mengalami badsector.

Nah itulah perbedaan format biasa dengan quick format yang saya ketahui berdasarkan pengalaman pribadi. Mungkin sebenarnya ada pembahasan yang lebih ilmiah dari perbedaan format biasa dan quic format ini, silakan anda browsing lagi di internet untuk mendapatkan perbedaan quick format dan format biasa yang lebih ilmiah. Hehehe.....

Related Posts