Kelebihan dan Kekurangan Monitor LCD

kelebihan monitor LCD
Monitor LCD kini sudah bukan barang istimewa lagi di Indonesia. Hal ini karena sudah ada penurunan harga dari monitor LCD. Kalau dulu masih berkisar di angka 1,7 – 2 jutaan, sekarang dengan harga 1,3 – 1,5 monitor sudah bisa kita beli.

Namun tahukah anda bahawa monitor LCD yang kelihatan elegan itu juga memiliki kekurangan. Memang tidak dapat dipungkiri, bahawa monitor LCD menawarkan beberapa kelebihan dibanding dengan moniotor CRT.

Berikut ini saya rangkum kelebihan dan kekurangan Monitor LCD. Saya mulai dari kelbihannya terlebih dahulu.

Kelebihan monitor LCD
1.      Kelebihan monitor LCD yang pertama, karakter bright yang nyaman dimata serta bebas distorsi. Monitor LCD cenderung terang tapi nyaman dimata. Karakter LCD yang demikian, membuat mata tidak cepat lelah dan betah berjam-jam didepan monitor. Tidak seperti CRT yang kadang over bright. Monitor LCD relatif bebas distorsi dan flicker. Monitor LCD juga memiliki contrast yang cukup baik. Fokus gambar lebih baik dan bebas moire.

2.      Tidak bergantung pada refreshrate. Tidak seperti CRT yang harus menggunakan refreshrate yang tinggi agar nyaman dimata, LCD tidak memerlukan refreshrate yang tingi untuk membuat mata nyaman. Memang jarang LCD yang menawarkan refreshrate yang setinggi CRT. Bahkan ada yang mengatakan refreshrate 60hz pada LCD kurang lebih sama 100hz pada CRT.
3.      User frendly/ Mudah digungakan. Pada monitor CRT, kadang kita harus mengatur geometri, ukuran vertikal, horizontal dan lain sebagainya agar pas di lihat di display. Pada monitor LCD cukup set pada pilihan auto saja, pasti pas di layar.
4.      Hemat listrik. Hemat listrik merupakan keunggulan monitor LCD. Pada ukuran diagonal yang sama, konsumsi monitor LCD hanya setengah dibanding konsumsi daya monitor CRT. Monitor LCD cocok dengan tren green computing untuk mengurangi penggunaan energi serta panas yang dilepaskan. Meski begitu, beberapa pengguna masih belum merasakan penghematan energi dari monitor LCD dibanding CRT, kecuali penggunaan dalam jumlah banyak.
5.      Ukuran yang ringkas, ringan serta lebih elegan. Tidak bisa dipungkiri bahwa ukuran monitor LCD jauh lebih ringkas dibanding CRT. Monitor LCD tidak memakan banyak tempat sehingga cocok ditempatkan di ruangan yang sempit. Monitor LCD juga lebih ringan dibanding CRT sehingga lebih mudah dipindah-pindahkan. Bentuk monitor LCD yang tipis menimbulkan kesan elegan dan techno sehingga terlihat lebih keren.

Kekurangan monitor LCD
1.           Viewing angle terbatas, colour depth terbatas dan gradasi warna kurang. Tiap monitor LCD memiliki viewing angle atau sudut pandang yang berbeda-beda. Namun viewing angle-nya tidak se-fleksibel monitor CRT. Monitor CRT dapat dilihat dari berbagai sudut dan sisi, monitor LCD tidak. Colour depth monitor LCD juga terbatas, LCD hanya dapat menampilkan RGB 16,2 juta warna. Perbedaan kedalaman warna ini sangat terasa jika digunakan untuk bermain game atau menonton video beresolusi tinggi. Selain itu, gradasi warna pada monitor LCD kurang baik, meski dalam penggunaan sehari-hari tidak terasa tapi kurang cocok untuk desain grafis dan editing foto/video.
2.           Tampilan gambar baik hanya di resolusi native-nya. Monitor LCD memiliki istilah native resolution atau resolusi bawaan untuk menampilkan gambar yang baik. Apabila resolusi diset diatas nativenya, gambar akan terlihat pecah. Jika diset dibawah resolusi nativenya, maka gambar yang dihasilkan cenderung blur dan tidak tajam. Hal ini tidak terjadi di monitor CRT.
3.           Response time dan ghosting. Pada monitor LCD, terdapat istilah response time atau waktu respon monitor. Response time yang lambat menimbulkan efek ghosting yang dikarenakan monitor terlambat mersponse tampilan gambar, sehingga pada gambar bergerak terlihat ada bayang-bayangnya. Semakin kecil nilai response time, semakin baik dan cepat responsenya. Efek ghosting kadang masih terlihat di monitor LCD dengan response time 2 ms sekalipun. Ini terlihat saat digunakan untuk bermain game yang memiliki framrate yang tinggi.
4.           Warna kurang akurat. Desainer atau editor foto cenderung memilih monitor CRT dibanding LCD. Karena warna yang ditampilkan monitor LCD kadang berbeda dengan aslinya. Agar warnah lebih akurat, perlu dilakukan kalibrasi warna dengan perangkat semacam colorimeter yang harganya tidak murah. Namun, secara umum hal ini tidak terasa untuk penggunaan sehari-hari.
5.           Harga lebih mahal, perlu perawatan ekstra hati-hati dan dead pixel. Sudah jelas, monitor LCD lebih mahal dibanding monitor CRT, meski sekarang harganya sudah lebih murah, namun masih belum terjangkau bagi banyak kalangan. Monitor LCD juga perlu perawatan ekstra hati-hati dalam membersihkanya, karena komponen LCD yang sensitif. Monitor LCD juga rawan juka terbentur, jadi hati-hati saat memindahkanya. Oiya ada satu lagi kekurangan LCD, awas dead pixel! Monitor LCD terdiri atas pixel-pixel nah dead pixel ini adalah pixel yang rusak atau salah menampilkan gambar, sehingga kehadiran dead pixel ini cukup mengganggu pandangan.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan monitor LCD yang saya kutip dari http://tuxlin.wordpress.com/2008/12/16/monitor-lcd-vs-monitor-crt/ . Semoga memberikan manfaat untuk pengetahuan para pembaca blog ilmu komputer dan internet pemula.

Ebook Teknisi Komputer Best Seller

belajar komputer

Kelebihan dan Kekurangan Monitor LCD

Terkait Kelebihan dan Kekurangan Monitor LCD



7 Komentar:

Kalo saya sementara ini kekurangan yg paling gede ya yang nomer 5 hahahaha.....masih berusaha memperbaikin :p

Thanks

Zaki

tetep aja lcd gak baik buat mata.
tetep suka sama monitornya.

Kalo aku lebih senang pake yang lcd karena kesannya keren dan rinkas dalm ruangan..

Thxs infonya gan nambah wa2san..

Poskan Komentar

Lebih indah tanpa pornografi dan lebih bijak tanpa SPAM.