Jika Dia Batu Jadilah Engkau Air

HTML clipboard
Mau nulis tentang Ilmu Komputer, Tips Trik Komputer, Tips Trik Internetan dan segalama macam yang berhubungan Teknologi Informasi lagi gak mood. Ah nulis iseng aja nih, mudah-mudahan ada manfaatnya. Setidaknya menjadi bahan renungan untuk diri saya pribadi.


Kali saya ingin nulis tips managemen keluarga yang ayem tentrem. Tanpa bermaksud menggurui siapapun apalagi menggurui orang-orang yang sudah tua, baik dalam hal ilmu maupun pengalaman (mudah-mudahan bukan pengalaman kawin), tapi pengalaman mengarungi rumah tangga yang ayem dan tentrem. Tips memenej rumah tangga ini saya ambil dari Filosofi Air dan Batu.


Perjalanan manusia pasti mengalami masalah dan rintangan. Karena Alloh SWT menurunkan masalah adalah untuk mendewasakan manusia itu sendiri, Alloh menurunkan ujian adalah untuk meninggikan derajat manusia yang diuji tersebut. Tinggal bagaimana kita menyikapi masalah hidup ini. Begitupun dalam berumah tangga. Rumah tangga dibangun atas berbagai macam perbedaan. Antara suami dan istri memiliki perbedaan, sifat, sikap, atau bahkan budaya. Bagitupun lingkungan yang ikut mendukung rumah tangga seseorang terdiri dari aneka macam perbedaan. Namun tak semestinya perbedaan itu menjadi bumerang dalam berumah tangga, melainkan harus menjadi pemanis jalannya rumah tangga.


Suami dan Istri biasanya memiliki sifat dan keinginan yang berbeda. Namun perbedaan ini harus dikelola dengan baik, agar menjadi berkah bagi semua. Contoh apabila suami sedang marah, maka istri jangan ikut-ikutan ngedumel (marah), begitu sebaliknya. Apabila suami sedang dalam keadaan panas maka istri harus bisa menjadi pendingin. 


Lihatlah batu yang keras, apabila batu tersebut dibanting ke batu juga, tentu akan mengakibatkan suasana yang tidak enak. Suaranya menggelegar, atau bahkan kedua batu tersebut pecah berkeping-keping. Tapi lihatlah ketika batu tersebut dibanting ke air. Suara yang ditimbulkan terdengar merdu mengasyikan, batu dapat tenggelam dan bersih dari kotoran, setelah sampai di dasar air batu dapat ditumbuhi lumut dan menjadi tempat bersembunyi berbagai binatang air termasuk ikan. Lihat batu yang keraspun apabila dilembarkan ke air maka akan memberikan manfaat bagi semua lingkungan air tersebut.


Saya mencoba belajar dari batu dan air tersebut. Andai saja perselisihan rumah tangga disikapi dengan sama-sama keras hati, tentu akan berakibat tidak baik. Aib keluarga terdengar sampai ke tetangga, yang tentunya belum tentu mereka bisa memberikan nasihat yang baik,  malah kebanyakan malah semakin memperkeruh keadaan. Bahkan karena gesekan kanan dan kiri, bisa-bisa ruamah tangga bisa hancur berkeping-keping seperti kedua batu yang di adu.


Maka untuk menyikapi hal di atas, ketika salah satu dari kita ada yang sedang menjadi batu, jadilah yang satu menjadi air. Dengan demikian rumah tangga akan tentrem ayem dan memberikan kesejukan serta keberkahan pada lingkungan sekitar. Amiin.

Laa haula walaa quwwata illaa billah