Mengenali Troubleshooting dan Menanggulanginya


Di dalam proses penginstalan windows tidak jarang akan terjadi sutu troubleshouting-troubleshouting yang terajdi mulai dari proses partisi harddisk sampai dengan penginstalan. Bagi pemula yang lagi belajar menginstal windows tentu ini akan sanat membuat pusing atau bahkan prustasi dengan cara memaki-maki komputer sendiri. Saran saya mulai sekarang jangan panik deh, sebenarnya dalam belajar menjadi seorang teknisi IT secara otodidak yang dibutuhkan hanyalah keberanian untuk mencoba (kecuali emang anak kuliahan). Dengan sering mencoba dan menemukan kesalahan (trial and error) kemudian kita pelajari kesalahan tersebut dan cari cara penggulangannya, akan semakin membentuk diri kita menjadi seorang teknis handal. Wek kek…ke… Jangan ketinggian ah ngomongnya. Langsung aja nih saya berikan cara Mengenali Troubleshooting dan Menanggulanginya.

1.      Harddisk/Diket

> Boot record rusak

Ciri-ciri kerusakan :
  • Bila disket tersebut diakses, missal pindah directory atau memberi perintah dir untuk melihat file maka akan keluar pesan
General failure reading drive n :
( n adalah nama drive, bisa a atau c )
  • Bila dilakukan perintah formt dari program dos maka akan mengeluarkan pesan kesalahan :
Invalid media track 0 bad – disk unusable format terminated

Kerusakan pada medi ini biasanya sangat fatal terutama pada track 0 yang bad secara fisik, selama ini kasus media track 0 yang hancur tidak bisa diperbaiki.

> FAT rusak

Setiap cluster ( penyimpanan terkecil yang dibutuhkan suatu file ) memiliki satu lokasi dalam fat yang menunjukkan cluster yang berikutnya.
Ciri – ciri kerusakan :
  • Bila suatu file bicara dengan perintah dos misalnya type nama file, akan muncul pesan kesalahan :
File allocation table bad, drive n
  • Bila suatu file dibuka atau dibaca isinya ter nyata ada sebagian isi file yang hilang dan digantikan dengan karakter aneh atau ada bagian file yang hilang

Untuk membetulkan FAT dapat dilakukan dengan perintah CHKDSK dengan parameter /f (fix). Ketikkan C:\CHKDSK /f n: (Enter) maka CHKDK akan memperbaikinya dengan mengatur ukuran file untuk kesalahan alokasi, memotong file dari bagian yang rusak dan hasilnya disimpan dalam bentuk FILENNNN.CHK pada direktori utama. NNNN adalah nomor yang berurutan ( dimulai dari angka 0000 ).


> Root Directory Rusak
bagian ini merupakan bagian yang berhubungan dengan pemanipulasian file, yaitu tentang nama file, eksternsi, atribut, hari dan tanggal file dibuat, nomor cluster awl dan ukuran file.
Ciri – ciri kerusakan :
Karena berfariainya kerusakan  derektory yang mungkin maka berikut ini contoh kesalahan yang umum terjadi :
  • Bila dilakukan perintah DIR, akan ditampilkan pesan kesalahan :
Data eror reading drive  n:
Abort, retry, fail ?_
Atau bisa juga ditampilkan pesan :
General failure error reading drive n :
Abort, retry, fail ?_

Cara mengatasi kesalahan pada root directory bisa dilakukan dengan utility scandisk.

Jika  terdapat Bad Sector

Cirri-ciri Kerusakan :
       Kesalahan jenis ini menyebabkan file yang menempati sector yang rusak ( bad sector) tidak bisa diakses, baik itu dibaca, ditulisi atau dikopi, bila file tersebut diakses maka computer akan memberikan pesan kealahan :
Error reading drive n
Abort, retry, ignore ?_
Pilihan ignore berarti memaksa computer untuk tetap membaca bagian yang rusak. Bila ini dipilih maka kemungkinan computer akan hang.

Biasanya jika bed sector itu secara fisik memang rusak maka disk tersebut akan tetap memiliki bad sector. Untuk mengatasi atau memindahkan data yang ada pada bad sector tersebut sekaligus menandainya bahwa terdapat bad di situ digunakan scandisk.

Dibawah ini troubleshouting yang terjadi setelah selesai penginstalan :

KESALAHAN
PENYEBAB
CARA MENAGGULANGI
Icom berwarna hitam
·         VGA kurang mendukung resolosi
·         Driver yang dipakai tidak cocok
·      Restart computer
·      Ubah nilai resoloi
·      Coba ganti driver yang cocok
Windows tidak mau shutdown
·        ada program yang tidak berhenti secara empurna
·        konfigurasi setting BIOS salah

·      periksa kembali setting BIOS
·      pastikan “Fast Shutdown” di system informatation –Tool-System configuration

Terjadi konflik di deface manager
·      Device yang satu dengan yang lain
·      driver tidak cocok
·      devise rusak
·      Remove bagian device manager yang terdapat tanda troble
·      Ulangi penginstallan driver
·        Jika tertancap di SKPCI coba ganto slot
·        Jangan lupa merestart komputer
Computer hang saat tidak aktif
·      Screen saver sedang jalan
·      Power management aktif
·      Suhu pada CPU terlalu panas
·      Gerakan mouse atau tekan keyboard, jika perlu ubah settingan screen saver
·      Masuk ke BIOS disable power manager
·      Lihat di device manager jika ada tanda pada power management, remove.
Windows protection error
·      Terdapat kesalahan program utility seperti Norton atau scanner UMAX.
·      Ada bagian penting dari system windows yang rusak/hilang
·      Terdapat kerusakan hardware
·      Hapus file system.dat dang anti dengan file backup system tersebut. Missal system.da0 diubah menjadi system.dat
·      Coba ganti beberapa hardware
·      Install ulang
Illegat operation
·      File yang berhubungan dengan registry dari program terebut rusak
·      Kesalahan penempatan memori dari program yang sedang berjalan

·      Remove program yang rusak dan install kembeli
·      Kemungkinan bangguan RAM, coba diganti

Layer biru
·      Kemungkinan besar masalah pada hardware (memori,VGA Card, prosesor)
·      Ada program yang rusak sehingga regristinya mengganggu windows
·      Periksa kembali hardware juga setting BIOS