Mengintip Rukyatul Hilal Untuk Penentuan 1 Romadhon 1434 H

Mengintip Rukyatul Hilal Untuk Penentuan 1 Romadhon 1434 H ~ Yang selalu menarik disaat menjelang 1 Romadhon adalah tentang pentntuan 1 Romahdon. Karena ada beberapa perbedaan antara ormas islam yang satu dengan ormas islam yang lain dan atau dengan pemerintah. Tapi saya tidak ingin membicarakan perbedaan tersebut apalagi mempermasalahkannya, karena mereka semua dalam menentukan 1 Romadhon berdasarkan dalil dan tentunya berdasarkan ilmu dan teknologi yang mereka yakini akan keakuratannnya.

Rukyatul Hilal adalah salah satu cara dalam menentukan 1 Romadhon, dan ini juga yang dilakukan oleh pemerintah dalam menentukan 1 Romadhon yang kemudian akan diputuskan melalui sidang isbat. Berdasarkan informasi dari situs www.rukyatulhilal.org bahwa Senin sore nanti (8-7-2013) akan dilakukan rukyatul hilal di beberapa titik strategis. Bagaimana informasi selanjutnya? Beriktu adalah petikan dari situs rukyatul hilal tersebut.

Senin sore tanggal 8 Juli 2013 merupakan saat pelaksanaan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1434 Hijriyah di Indonesia. Hal ini berdasarkan pada Taqwim Standard Indonesian hasil rukyat pada bulan sebelumnya yakni bulan Sya'ban yang menyimpulkan sama. Hari itu dari Pos Observasi Bulan Bukit Bela-belu Parangkusumo, Matahari terbenam pada pukul 17:34 WIB pada azimuth 292°32' atau 22,5° di Utara titik Barat. Ketinggian Hilal 0°42' atau 0,7° dihitung dari piringan atas Bulan sampai ufuk mar'i atau visible horizon pada saat Matahari terbenam dan 4,5 °di sebelah Selatan Matahari. Bulan terbenam pada 17:37 WIB pada azimuth 287°57'. Pada kondisi seperti ini secara astronomis Hilal mustahil dirukyat baik menggunakan mata telanjang maupun teleskop. Namun demikian kegiatan rukyat tetap dilaksanakan sesuai perintah rukyat yang harus dilakukan pada setiap tanggal 29 bulan berjalan serta pembuktian di lapangan ketidak nampakan hilal.

RHI Yogyakarta akan melakukan rukyatul hilal secara resmi bersama Tim BHR DIY di POB Bela-belu Parangkusumo Yogyakarta pada Senin, 8 Juli 2013 di POB Bela-belu Parangkusumo, Bantul Yogyakarta. Pada hari berikutnya Selasa, 9 Juli 2013 kembali di tempat yang sama juga akan dilakukan rukyatul hilal untuk membangun data visibilitas hilal. Seperti halnya tahun lalu, tahun ini juga RHI Yogyakarta menjadi salah satu Tim rukyat nasional dari 20 lebih lokasi Rukyat Nasional di Indonesia kerjamasama antara BHR Kemenag DIY, Telkom DIY, Kominfo dan Bosscha. Tahun ini menyusul RHI Solo dan RHI Kudus juga menyusul menjadi salah satu anggota Tim.
Untuk informasi lebih lengkap dan detail tentang penentuan 1 romadhon 1434 H dari berbagai metode yang dipakai silakan langsung kunjungi situs resmi Rukyatul Hilal. Berikut adalah link untuk mengetahui tentang itu semua :
http://rukyatulhilal.org/visibilitas/indonesia/1434/ramadhan/index.html

Selain anda bisa melihat informasi tentang rukyatul hilal serta sedang isbat melalui media televisi, anda juga bisa terus mengintip rukyatul hilal untuk penentuan 1 Romadhon 1434 H secara live melalui video streming yang tayangkan oleh Menkominfo melalui situ resmi berikut ini :